:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3427936/original/026120800_1618334856-AP21103160857087.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Sholat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim setelah syahadat. Shalat ini terdiri dari Subuh (2 rakaat), Zuhur (4 rakaat), Ashar (4 rakaat), Magrib (3 rakaat), dan Isya (4 rakaat).
Mengerti bacaan sholat, dari niat hingga salam, sangat penting untuk meningkatkan kekhusyukan dan keikhlasan ibadah.
Siapa pun yang telah baligh dan berakal wajib menunaikannya. Memahami arti bacaan sholat 5 waktu akan membantu lebih khusyuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak Muslim mungkin sudah terbiasa melaksanakan sholat, namun belum tentu memahami sepenuhnya arti bacaan yang dilantunkan. Pemahaman yang mendalam akan meningkatkan kekhusyukan dan keikhlasan dalam beribadah.
Tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban, memahami arti bacaan sholat 5 waktu juga akan memperkaya pengalaman spiritual. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Kamis (3/4/2025).
Menyambut Idul Adha, klub sepakbola asal Inggris, Blackburn Rovers, kembali mengizinkan warga muslim di Inggris untuk menggelar sholat Idul Adha di stadion mereka, Ewood Park.
Arti Bacaan Sholat 5 Waktu Bagian Awal
Sebelum membahas bacaan sholat, penting untuk memahami bahwa setiap bacaan memiliki arti dan makna yang mendalam. Memahami arti bacaan sholat 5 waktu bukan hanya sekadar menghafal, tetapi juga memahami esensi dari setiap kalimat yang kita ucapkan. Dengan demikian, sholat kita akan lebih khusyuk dan bermakna.
1. Takbiratul Ihram:
اللَّهُ أَكْبَرُ (Allahuakbar)
Artinya: Allah Maha Besar.
Takbiratul ihram merupakan kalimat pembuka sholat yang menandakan dimulainya ibadah. Kalimat ini menegaskan kebesaran Allah SWT di atas segala-galanya.
2. Bacaan Doa Iftitah:
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
(Allâhu Akbar kabîra wal hamdu lillâhi katsîra, wa subhânallâhi bukratan wa ashîla. Innî wajjahtu wajhiya lilladzî fatharas samâwâti wal ardha hanîfan muslimaw wa mâ ana minal mushrikîn. Inna shalâtî wa nusukî wa mahyâya wa mamâtî lillâhi Rabbil ‘âlamîn. Lâ syariikalahu wa bidzâlika umirtu wa ana minal muslimîn)
Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”
Doa iftitah merupakan doa yang dibaca setelah takbiratul ihram. Doa ini berisi pengakuan akan kebesaran Allah dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah.
3. Surat Al Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
(Bismillâhirrahmânirrahîm (1) Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn (2) Ar-Rahmânir Rahîm (3) Mâliki yaumiddîn (4) Iyyâka na’budu wa iyyâka nasta’în (5) Ihdinash shirâthal mustaqîm (6) Shirâthal ladzîna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdzûbi ‘alaihim waladldlâllîn (7))
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan. Tunjukilah Kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”
Surat Al-Fatihah merupakan inti dari sholat. Surat ini berisi pujian kepada Allah, permohonan pertolongan, dan permintaan petunjuk ke jalan yang lurus.
4. Ayat Al-Qur’an selain Al Fatihah
Setelah membaca Al-Fatihah, biasanya dilanjutkan dengan membaca surah pendek lainnya dari Al-Quran. Pemilihan surah ini dapat disesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang tersedia.
Arti Bacaan Sholat 5 Waktu Bagian Tengah
… Selengkapnya
Bagian tengah sholat terdiri dari beberapa gerakan dan bacaan doa yang memiliki arti dan makna tersendiri. Memahami arti bacaan sholat 5 waktu bagian tengah akan semakin meningkatkan kekhusyukan dan keikhlasan dalam beribadah.
5. Doa Ruku’:
سُبْحَانَ رَبِّيْ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(Subhâna Rabbiyal ‘adzîmi wa bihamdihi)
Artinya: ‘Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung, dan dengan memuji pada-Nya’Doa ruku’ dibaca ketika dalam posisi ruku’. Doa ini berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT.
6. I’tidal:
سمع الله لمن حمده
(Sami’allaahu liman hamidah)
Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.”
Kemudian, bisa dilanjutkan:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
(Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du)
Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”
I’tidal adalah gerakan setelah ruku’ sebelum sujud. Bacaan ini merupakan lanjutan dari doa ruku’.
7. Doa Sujud:
(سُبْحَانَ رَبِّيْ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ)
(Subhâna Rabbiyal a’lâ wa bihamdihi)
Artinya: Maha Suci Tuhanku Yang Maha Luhur, dan dengan memuji pada-Nya.
Doa sujud dibaca ketika sujud. Doa ini berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT.
8. Doa Duduk di antara Dua Sujud:
بِّ اغْفِرْلِىْ وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِىْ وَازُقْنِىْ وَاهْدِنِىٌ وَعَا فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ
(Rabighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’ni, warzuqnii, wahdini, wa’aafinii, wa’fuannii)
Artinya: ‘ Ya Allah, ampunilah dosaku, rahmatilah aku, perbaikilah aku, berikanlah aku rezeki dan angkatlah derajatku.’
Doa ini dibaca ketika duduk di antara dua sujud. Doa ini berisi permohonan ampun, rahmat, dan pertolongan dari Allah SWT.
Arti Bacaan Sholat 5 Waktu Bagian Akhir
Bagian akhir sholat juga memiliki bacaan-bacaan yang penting untuk dipahami. Memahami arti bacaan sholat 5 waktu bagian akhir akan membantu kita untuk lebih khusyuk dan fokus dalam menjalankan ibadah.
9. Doa Tasyahud Awal:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ, أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ،
(Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alaina wa’alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullaah. Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad)
Artinya: ‘Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.’
Doa tasyahud awal dibaca ketika duduk di akhir rakaat.
10. Sholawat Nabi:
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، وَ بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، فِى الْعَا لَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
(Wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibraahim wa’alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik ‘alaa sayyidinaa muhammad wa ‘alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidina Ibraahiim fil’aalamiina innaka hamiidum majiid)
Artinya: ‘Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia’.
Sholawat ini dibaca setelah doa tasyahud awal.
11. Bacaan Salam:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
(Assalaamu alaikum wa rahmatullah)
Artinya: ‘Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu.’
Bacaan salam merupakan penutup sholat.
Hukum Menunaikan Sholat 5 Waktu
… Selengkapnya
Shalat lima waktu hukumnya adalah fardu ‘ain, yaitu wajib bagi setiap muslim yang telah baligh dan berakal. Kewajiban ini berdasarkan perintah langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Tidak menunaikan sholat lima waktu tanpa alasan syar’i merupakan dosa besar.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut: 45).
Ayat ini menjelaskan bahwa sholat merupakan ibadah yang sangat penting dan memiliki keutamaan yang besar.
Dalil lain tentang kewajiban sholat lima waktu terdapat dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara (rukun Islam): Syahadat bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan sholat; menunaikan zakat; mengerjakan haji; dan puasa Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits ini menunjukkan bahwa sholat merupakan salah satu rukun Islam yang sangat penting.
Keutamaan sholat lima waktu sangat banyak, di antaranya menghapus dosa-dosa kecil, menjadi tiang agama, penerimaan amal ibadah lainnya, dijanjikan surga, dan menjaga diri dari perbuatan keji dan mungkar. Melaksanakan sholat dengan khusyuk dan memahami arti bacaan sholat 5 waktu akan meningkatkan keikhlasan dan kedekatan dengan Allah SWT.
Leave a Reply